Kiper Fulham Bergabung Dengan Crewe Alexandra

Kiper Fulham Bergabung Dengan Crewe Alexandra

Kiper Fulham Bergabung Dengan Crewe Alexandra

Untuk berjuang di Liga One Crewe Alexandra telah menandatangani peminjaman kiper cadangan dari tim Fulham yaitu Neil Etheridge dalam peminjaman yang darurat. The Alex telah kebobolan 36 dalam 16 pertandingan liga musim ini, itu adalah rekor terburuk dalam empat divisi sepak bola Inggris dan karena telah menggunakan tiga kiper dimusim ini, bos Steve Davis telah memilih untuk membawa wajah baru untuk melawan Deby di pertandingan hari Sabtu dikandang Port Vale. Sebelumnya pria yang berumur 23 tahun berdarah Filipina yang lahir di London ini telah dipinjamkan ke Charlton dan Bristol Rovers. Setelah bertukar dipertandingan musim ini antara Steve Phillips dan Alan Martin yang merupakan penggantinya untuk dua tahun terakhir ini. Davis berpaling ke anak Ben Garratt untuk pertandingan Selasa malam memperebutkan Piala FA pada replay putaran pertama di kandang Wycombe Wanderers.

Tetapi kesalahan Garratt memimpin dalam gol penting yang berhasil dicetak di Wycombe sebagaimana the Alex tersingkir dengan skor 2-0. Davis telah memperingatkan awal pekan ini, setelah Sabtu lalu dicambuk dengan skor 5-0 di Brentford bahwa kesabarannya dengan skuadnya telah habis, dan dengan pertimbangan yang begitu besar striker muda yaitu Max Clayton mungkin akan melewatkan sisa kampanye dengan cedera patah pergelangan kaki. Pemain internasional U-19 ini ditandu keluar setelah mengalami pukulan berat dari pemain bek Wycombe Wanderers yaitu Marvin McCoy dalam kekalahan 2-0 dipertandingan persahabatan merebut Piala Dunia yang dilaksanakan di Gresty Road pada hari Selasa kemarin.

Klubnya berharap Clayton mungkin hanya mengalami kerusakan tulang ikatnya saja, tetapi scan menunjukkan bahwa dia membutuhkan istirahat panjang setelah menjalani operasi dan hal tersebut menghalanginya keluar ke lapangan. Untuk menambah hilangnya top skorer musim lalu Mathias Pogba yang belum tampil dipertandingan musim ini ikut bergabung, kedatangan Etheridge kemungkinann akan diikuti dengan kedatangan lebih banyak pemain baru. “ Saya mengangkat tangan saya keatas, satu atau dua orang yang saya bawa tidak melakukan sesuatu sebaik yang saya pikir. Kami semua sering membuat kesalahan, namun yang terpenting adalah anda bisa mengidentifikasi kesalahan tersebut dan anda bisa memperbaiki kesalahan tersebut. Saya selalu menjadi pemberi saran tentang bagaimana pentingnya semangat tim yang bagus.

Ada saatnya anda tidak tahu ada yang tidak beres, seperti misalnya mereka tidak cukup memberikan atau sikap mereka yang salah. Kami hanya memenangkan tiga pertandingan dimusim ini, itu merupakan bukti yang cukup untuk menentukan standar-standar yang telah kami atur dalam klub. Penambahan untuk segala sesuatunya akan membantu klub dan memberikan sebuah dorongan. Seandainya saya ikut bertanding dalam kelompok tersebut saat itu, pertandingan tersebut akan menjadi pertandingan pertandingan musm yang panjang “ komentar Davis.

Bursa Transfer Bola Lima Pemain Mahal Yang Gagal

Lima Pemain Mahal Yang Gagal

Lima Pemain Mahal Yang Gagal

Bursa Transfer Bola – Arsenal, Manchester United & Chelsea merasakan kegagalan dalam transfer pemain. Ketika orang berpikir tentang Liga Premier, sering kali yang segera muncul dalam pikiran adalah pemain-pemain brilian atau gol-gol indah yang memukau. Tapi, untuk setiap kisah sukses di Liga Premier Inggris diantaranya adalah pemain, momen-momen dan keputusan-keputusan yang tidak berhasil begitu baik. Dan, kita akan fokus pada pemain-pemain yang gagal, GiveMeSport mengingatkan kembali kepada kita tentang membeli pemain dengan uang yang begitu besar tapi gagal untuk memenuhi hype dari waktu ke waktu di rumah baru mereka.

Kami telah menempatkan fokus kami pada lima tim terbesar di Liga Premier – terutama karena mereka adalah pemain-pemain yang menghabiskan sejumlah uang yang besar. Jumlah uang yang besar tidak menjamin pemain-pemain besar dapat memberikan semua kemampuan terbaiknya untuk klub, karena manajer-manajer seperti Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson telah menemukan sejumlah hal-hal semacam itu pada kesempatan di masa lalu.

Francis Jeffers – Arsenal

Seorang striker muda berbakat, Jeffers melakukan debut untuk Everton pada tahun 1997 dan terus membaik di Goodison Park selama empat tahun berikutnya. Arsene Wenger menyukai apa yang dilihatnya, dan The Gunners menghabiskan uang sebesar £ 8 juta untuk membawa pemain ke Highbury di musim panas 2001. Masanya di London utara terhambat oleh cedera, dan kembali ke Merseyside dengan status pinjaman dua tahun, kemudian menandatangani kontrak untuk Charlton secara permanen pada tahun 2004.

Andriy Shevchenko – Chelsea

Setelah bertahun-tahun sukses di AC Milan, Pemilik Chelsea, Roman Abramovich akhirnya mendapatkan targetnya setelah 12 bulan mengejar pemain internasional Ukraina. Namun, harganya yang mencapai  £ 30 juta tidak pernah benar-benar memicu kemampuan terbaiknya seperti waktunya di AC Milan sebelumnya, ia hanya mencetak sembilan gol di Premier League selama dua musim untuk The Blues. Ia kembali ke Italia dengan status pinjaman sebelum kembali ke London barat untuk satu penampilan terakhir. Dia meninggalkan Dynamo Kiev selama tiga tahun setelah tiba di ibukota Inggris.

Robinho – Manchester City

Playmaker asal Brasil tiba di Manchester City setelah kedatangan sejumlah uang yang besar dari Abu Dhabi. Dan, gelandang serang tampil memukau pada hype awalnya, mencetak gol pada debutnya dalam kekalahan melawan Chelsea dan memproduksi sejumlah penampilan mengesankan di musim pertamanya dengan The Citizens. Penampilannya mulai menurun dari sana, dan setelah kembali ke Santos dengan status pinjaman, ia kemudian menandatangani kontrak untuk AC Milan pada musim panas 2010.

Juan Sebastian Veron – Manchester United

Sir Alex Ferguson menghabiskan uang sebanyak £ 28 juta untuk membawa pemain internasional Argentina ke Old Trafford di musim panas 2001. Tapi, untuk alasan apa pun, mantan pemain Lazio itu tidak dapat menemukan performa terbaiknya di United, dia berjuang untuk mendapat posisi utama atau mendapatkan popularitas dari penggemar. Dan, setelah dua tahun bersama Setan Merah, ia pindah ke tim saingan mereka Chelsea, di mana ia kembali gagal untuk membuat dampak positif di sepakbola Inggris. Liga Premier tidak cocok bagi Veron.

David Bentley – Tottenham Hotspur

Sangat mudah untuk lupa bahwa Spurs pernah membayar £ 15 juta untuk membawa Bentley ke White Hart Lane. Tapi, pria yang mengikuti jejak Beckham tidak pernah mencapai performa tertingginya, dipinjamkan empat musim selama masa lima tahunnya di London utara. Benar, ada sesekali kecemerlangan yang ditampilkannya – seperti saat melawan Arsenal di Stadion Emirates – tapi Bentley tidak pernah konsisten untuk membuktikan tag harganya yang besar. Bursa Transfer Bola

Bursa Transfer Bola Pemain Yang Ditunggu Debutnya

5 Pemain Yang Ditunggu Debutnya

Pemain Yang Ditunggu Debutnya

Bursa Transfer Bola – Beberapa penjualan pemain yang dirampungkan menjelang akhir bursa transfer, menggulirkan rasa penasaran di benak penikmat sepak bola Liga Premier. Tersebutlah nama lima pemain dibawah ini yang rupanya performanya paling ditunggu musim ini bersama klub baru yang secara mengejutkan memboyongnya. Dilansir dari Telegraph, inilah kelima pemain tersebut :

Chelsea : Wilian dan Samuel Eto’o

Chelsea memboyong dua pemain Anzhi Makhachkala sekaligus. Eto’o yang teken kontrak dengan The Blues pada 29 Agustus silam, serta Willian yang hijrah ke Chelsea setelah berkembang berbagai isu mengenai kepindahan pemain ini yang dibanderol 30 juta poundsterling atau 537 miliar rupiah oleh Anzhi. Jose Mourinho yang baru saja kembali ke Chelsea akhir musim lalu, mengatakan bahwa PR utamanya di skuad tersebut adalah perbaikan pada kubu serang. Menurut Mou, striker andalan Chelsea saat ini adalah striker dengan karakter seorang penyerang sejati. Romelu Lukaku, Demba Ba, dan Fernando torres dinilai lebih condong bergantung pada umpan matang daripada menciptakan peluang untuk dapat membobol gawang lawan.

Inilah yang membuat Mou berburu Wayne Rooney dari Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu. Rooney rupanya pas dengan impian Mou untuk seorang penyerang yang dapat menusuk pertahanan lawan, mengontrol laju bola, sekaligus membuat ruang untuk rekan lainnya. Tapi kegagalan membeli Rooney membawa Mou mengalihkan perhatian pada Eto’o. Eto’o diposisikan menciptakan jalan untuk tiga punggawa kreatif Chelsea yang berada dibelakangnya. Sedangkan Willian, dibeli oleh Chelsea untuk menambah koleksi pemain gelandangnya.

Arsenal : Mesut Ozil

Inilah salah satu pemain termahal dari sejarah transfer Arsenal. Ditebus dengan nilai 42,5 juta pounds yang kira-kira sebesar 761 miliar rupiah dari El Real, Ozil sempat panen penolakan serta spekulais buruk dari publik Emirates Stadium. Terkenal sebagai penyedia bola untuk gol-gol spektakuler Christian Ronaldo di Real Madrid, di Arsenal pun Ozil diharapkan dapat melakukan hal yang tak jauh beda. Karena itulah, Arsene Wenger menghadiahkan kostum bernomor 10 sebagai pemain di belakang bomber tunggal Arsenal. Ozil cukup dapat ditunggu mengingat ia membuat 94 assist di Madrid serta sebagai salah satu pemain tim nasional Jerman. Hasil yang adalah dua kali lipat dari raihan Fabregas pada kurun waktu yang sama.

Manchester United : Marouane Fellaini

Hampir sepi dari aktivitas di bursa transfer, David Moyes secara mengejutkan membawa Fellaini ke Manchester dari Everton dengan mahar 27,5 juta pounds atau 492 miliar rupiah. Mengejutkan karena publik tak dapat mengira akan ditempatkan dimana pemain ini oleh Moyes? Bersama Everton, Fellaini unggul sebagai tiang lini serang, hal ini didukung oleh tinggi badan Fellaini yang memudahkannya dalam duel udara. Tapi Everton berskema 4-4-1-1, sedangkan MU membawa warisan formasi 4-2-2 dari mantan pelatihnya, Sir Alex Ferguson. Apakah Moyes akan merombak total tim dengan hadirnya Fellaini?

Liverpool : Mamadou Sakho

Pemain ini hadir sebagai jawaban atas pencarian Brendan Rodgers untuk lini belakang. Pemain belakang yang kini dimiliki Liverpool memiliki kecenderungan untuk mudah cedera, karena itulah, Rodgers beruntung mendapat Sakho yang berstamina kuat serta memiliki karakter fisik kokoh. Tak heran bila akhirnya pemain Prancis ini akan berada di lini bertahan. Ditambah dengan Sakho mencatat sukses di klub lamanya, PSG di posisi pertahanan. Layak dicoba bukan? Bursa Transfer Bola