Kolo Toure Mengklaim Bahwa City Telah Salah Mencampakkannya

Kolo Toure Mengklaim Bahwa City Telah Salah Mencampakkannya

Kolo Toure Mengklaim Bahwa City Telah Salah Mencampakkannya

Pemain asal Pantai Gading memulai perang urat syaraf dengan mantan klubnya, Man City. Kolo Toure mengklaim bahwa mantan klubnya tersebut telah berbuat kesalahan yang fatal karena mereka membiarkan dirinya bergabung dengan Liverpool.  Kolo Toure telah menghabiskan 4 musim lamanya di Stadion Etihad setelah Man City menggaetnya dari Arsenal pada tahun 2008 dengan nilai transfer 16 juta pound. Saking sakit hatinya dia dengan Man City, kemudian dia mengatakan bahwa kualitas yang ia punyai jauh lebih baik dari sejumlah pemain di Man City. Pada musim terakhirnya bersama Man City, Kolo Toure hanya bermain dalam 11 pertandingan saja dan selebihnya dicadangkan oleh rival Man United tersebut. Hal itulah yang membuat Kolo Toure terpaksa untuk menerima tawaran Liverpool untuk mendapatkan jam bermain yang lebih banyak. Kolo Toure mengatakan “ aku lebih baik dari pemain pemain tertentu yang dimiliki oleh Man City tapi aku hanya duduk di bangku Cadangan. Sebelum saya meninggalkan Man City, saya memberitahu kepada orang orang bahwa Man City akan menyesal membiarkan saya pergi.

Orang orang di Man City mengatakan bahwa aku telah selesai dan aku tidak bisa kembali ke level yang pernah aku tunjukan dulu. tapi sekarang saya di Liverpool dan saya yakin bahwa Man City harus memukul diri mereka sendiri ketka melihat bagaimana saya beraksi di Man City” Sementara itu, mantan rekan setimnya di Man City, Samir Nasri telah mengungkapkan bahwa ia berada dititik rendah dalam karirnya karena dia tidak berkesempatan untuk berbicara dengan orang tuanya. Pemain Internasional Prancis itu telah berusaha untuk kembali menampilkan penampilan terbaiknya. Dia begitu hidup disisi kiri Man City bersama sama Yaya Toure, Sergio Aguerro, Alvaro Negredo saat membantai Tottenham Hotspur dengan skor 6 – 0. Dia menjelaskan bagaimana ia merenungi performanya yang menurun sebelum dia akhirnya mencari bantuan dari orang orang terdekatnya dengannya.

Samir Nasri mengatkaan “ hal itu membuat saya kesulitan pada musim lalu. Aku merasa sendirian. Aku terlibat masalah dengan wartawan setelah kejuaraan Eropa kemudian saya tidak terlibat dengan tim nasional Prancis dan saya mendapatkan berita buruk di Prancis. Selama berbulan bulan saya menolak untuk berbicara dengan siapa pun. Kemudian dia menambahkan “ saya akui saya tidak bermain bagus untuk Man City dan saya kehilangan tempat saya. Saya pada saat itu membutuhkan orang untuk menjernihkan pikiran saya. Saya akhirnya berbicara dengan orang tua saya dan agen saya, orang orang yang penting bagi saya. Kadang kadang ketika anda membuat suatu kesalahan pasti anda tidak mau mengakuinya. Itu mungkin kesalahan terbesar saya dari semua yang pernah saya lakukan”

Bursa Transfer Januari Nanti Everton Tak Akan Jual Pemain

Bursa Transfer Januari Nanti Everton Tak Akan Jual Pemain

Bursa Transfer Januari Nanti Everton Tak Akan Jual Pemain

Pemain bertahan andalan kubu klub Everton yakni bernama Leighton Baines memang hingga kini tak henti – hentinya di hubung – hubungkan dengan kubu klub Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu, pemain asal Inggris tersebut itu di kabarkan akan di proyeksikan untuk mengisi posisi di sector kiri pertahanan yang nantinya akan menggantikan posisi dari Patrick Evra yang kontraknya akan segera berakhir pada akhir musim ini. Menanggapi hal tersebut itu maka pelatih Everton saat ini yakni bernama Roberto Martinez lantas mengungkapkan bahwa dirinya juga turut untuk memberikan alasan bahwa skuadnya pada bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti tidak akan  ada yang keluar dari tim. Saya rasa bahwa hal tersebut itu tidak akan terjadi dengan melihat kondisi posisi kami yang hingga kini menempati peringkat ke tujuh klasemen sementara Premier League. Kami memang masih mendapatkan poin rendah dari yang sewajarnya yang telah di dapatkan dari penampilan kami di sepanjang musim ini.

Dengan kondisi itu maka pada saat ini kami semakin dekat dengan mendapatkan poin yang nantinya lebih besar dari pada yang sekarang hingga akhir musim ini. Jika pada akhirnya kita bisa melakukan itu semua dengan menampilkan permainan terbaik maka kami ini memiliki sebuah kesempatan yang besar untuk bisa mencapai target yang kami inginkan sejak awal musim ini. Dalam situasi yang seperti ini untuk bisa mencapai target yang sudah kami canangkan selama dan selama awal musim ini bahwa kami ini tidak akan menjual para pemain inti serta pemain andalan kami pada bursa transfer musim dingin bulan January nanti. Kami ini memang tidak perlu untuk menjual pemain kami dengan tujuan untuk menyeimbangkan kondisi keuangan klub ini. Meskipun nama Baines tidak di sebutkan secar langsung oleh pemain tersebut itu, akan tetapi pemain yang bersangkutan tersebut itu selalu di kabarkan akan segera meninggalkan Everton pada bursa transfer musim dingin bulan January nanti.

Menyusul eks pelatihnya yakni David Moyes dan juga mantan rekan satu timnya yang pada bursa transfer musim panas lalu memutuskan untuk meninggalkan Everton dan memutuskan untuk bergabung dengan Manchester United yakni Fellaini. Pelatih tersebut itu memang sangat wajar jika dirinya itu tidak menginginkan untuk kehilangan para pemainnya, karena  pada musim ini saja Everton di bawah tangan dinginnya itu mampu tampil apik dengan para pemain pinjamannya yang kebanyakan dari klub Chelsea yakni Lukaku dan juga pemain lainnya seperti Gareth Barry, James McCarthy dan juga penampilan pemain belia yang di miliki oleh Everton yakni bernama Ross Barkley. Dengan pernyataan tersebut itu maka kemungkinan besar nama Baines tidak akan hengkang dari Goodison Park.

Klub Besar Tertarik Pada Pemain Lulusan Akademi The Saints

Klub Besar Tertarik Pada Pemain Lulusan Akademi The Saints

Klub Besar Tertarik Pada Pemain Lulusan Akademi The Saints

Southampton penuh dengan para pemain muda yang berbakat, salah satunya pemain yang berasal dari akademi Sauthampton yakni Luke Shaw. Setelah membina pemain – pemain seperti Matthew Le Tissier, Alex Oxlade dan Gareth Bale, the Saints saat ini mulai untuk memperkenalkan Shaw ke sepak bola internasional. Meskipun masih berusia 18 tahun, ia telah menjadi bagian dari pemain inti dari skuad Southampton pada pertengahan musim yang lalu. Ia telah tampil sebanyak 33 kali untuk klub di usianya yang masih muda. Hal ini jelas telah mewakili kualitas permainan yang telah dimiliki oleh pemain muda tersebut. Karier Shaw berawal ketika ia masih berusia delapan tahun. Selama bertahun-tahun, ia berada di akademi Southampton untuk menimba ilmu. Shaw selalu menunjukkan bentuk permainan yang bagus sebagai pemain bek kiri. Karier pemain ini terus mengalami peningkatan dan ia juga masuk dalam skuad timnas Inggris U-16, U-17 dan terakhir U-21.

Bakat yang dimiliki Shaw telah tercium dari klub lain. Beberapa media Inggris mengungkapkan bahwa klub seperti Arsenal, Chelsea dan Manchester United ingin mendapatkan pemain ini. Selain itu, Spurs juga menjadi salah satu tim yang ingin mendatangkan Shaw. Namun, Southampton menyatakan bahwa mereka tidak berminat untuk menjual bakat besar mereka di bursa transfer musim dingin nanti. berbagai trik juga telah dilakukan tottenham untuk merayu keluarga pemain muda itu serta perwakilannya. Ada rumor yang menyatakan, orang-orang yang dekat dengan Shaw ini diyakini telah bersedia untuk melakukan perundingan dengan Tottenham dimana tim yang diasuh Andre Villas – Boas itu bisa menawarkan posisi di tim utama untuk Shaw. Selain itu, Shaw diharapkan untuk mengikuti jejak Gareth Bale.

Baik klub Chelsea dan Spurs telah menyatakan keinginannya untuk mendapatkan Shaw dan akan mempersiapkan dana sejumlah 10 juta poundsterling ditambah dengan beberapa bonus untuk membuat pemain timnas Inggris U-21 tersebut tertarik. Luke Shaw merupakan seorang pendukung tim Chelsea. Jika dilihat dari hal itu, maka kemungkinan ia untuk pindah ke Stamford Bridge sangat besar. Namun, Shaw juga membutuhkan kepastian dari tim Chelsea mengenai masa depannya di Chelsea jika ia memang bermain di tim asuhan Jose Mourinho tersebut. Godaan terbesar yang dialami Southampton adalah ketertarikan klub besar terhadap pemain berbakat mereka. Sebagai klub yang tidak mempunyai modal yang cukup besar, menjual pemain muda ke klub lain dengan harga tinggi bisa mendatangkan keuntungan yang berlimpah bagi klub. Seperti halnya ketika Southampton menjual Bale ke Tottenham Hotspur. Dengan permainan Shaw yang gemilang, Shaw diperkirakan akan memiliki harga jual lebih tinggi daripada pemain yang pernah dijual The Saints ke klub lain. Entah sampai kapan Southampton mampu mempertahankan pemain muda ini. Shaw jelas dapat menjadi potensi yang besar untuk menjadi pemain termahal bagi Southampton.